Bahaya Mengintai di Tangki Bensin Kosong: Kenapa Penuh Itu Lebih Baik!
Seringkali kita menyepelekan kebiasaan membiarkan tangki bensin kendaraan kosong atau hampir kosong terlalu lama. Padahal, kebiasaan ini menyimpan risiko besar dan potensi kerusakan mahal yang tak terlihat.
Ancaman Utama: Kondensasi dan Karat
Ketika tangki bensin kosong atau hanya terisi sedikit, ruang kosong di dalamnya akan terisi udara. Perubahan suhu, terutama saat malam dingin dan siang panas, akan menyebabkan udara di dalam tangki mengalami kondensasi, membentuk tetesan air. Air ini, seiring waktu, akan memicu korosi atau karat pada dinding tangki.
Dampak Buruk pada Sistem Bahan Bakar:
- Kerusakan Pompa Bensin: Pompa bensin mengandalkan bahan bakar untuk pelumasan dan pendinginan. Kondisi tangki kosong membuat pompa bekerja lebih keras dan cepat panas, mempercepat keausan dan bahkan kerusakan total. Partikel karat dari tangki juga bisa ikut terisap dan merusak pompa.
- Filter dan Injektor Tersumbat: Karat atau endapan dari sisa bensin yang mengering bisa terbawa aliran bahan bakar dan menyumbat filter bensin, bahkan hingga ke injektor. Ini akan menyebabkan performa mesin menurun, boros bahan bakar, hingga mogok.
- Endapan dan Lumpur: Sisa bahan bakar yang sedikit dan mengendap di dasar tangki bisa berubah menjadi lumpur atau pernis seiring waktu, yang sangat merugikan sistem bahan bakar.
Kesimpulan:
Membiarkan tangki bensin kosong terlalu lama bukanlah cara hemat, melainkan investasi risiko tinggi yang bisa berujung pada biaya perbaikan yang jauh lebih besar. Selalu usahakan tangki bensin Anda terisi minimal seperempat, atau lebih baik lagi, biasakan mengisi penuh sebelum lampu indikator menyala. Ini adalah langkah pencegahan sederhana untuk menjaga kesehatan kendaraan Anda.




