Licin Tak Gentar: Trik Jitu Hindari Aquaplaning di Jalan Basah!
Hujan lebat seringkali membawa risiko berkendara, salah satunya adalah aquaplaning. Fenomena ini terjadi saat ban mobil Anda kehilangan kontak dengan permukaan jalan karena genangan air, seolah "mengambang" di atas air. Tentunya sangat berbahaya! Tapi jangan cemas, dengan persiapan dan reaksi yang tepat, Anda bisa menghindarinya.
Berikut tips singkatnya:
- Kendalikan Kecepatan: Ini adalah kunci utama. Semakin pelan Anda melaju, semakin banyak waktu ban Anda untuk membuang air dan mempertahankan kontak dengan jalan. Kurangi kecepatan drastis saat hujan atau melihat genangan.
- Periksa Kondisi Ban: Pastikan kedalaman tapak ban (tread depth) mencukupi dan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan. Ban botak atau kurang angin sangat rentan mengalami aquaplaning karena tidak bisa membuang air dengan efektif.
- Waspada Genangan Air: Sebisa mungkin hindari genangan air besar atau jejak air yang dalam di jalan. Jika tidak bisa dihindari, perlambat lagi dan lalui dengan hati-hati.
- Jaga Jarak Aman: Berikan ruang lebih antara kendaraan Anda dan kendaraan di depan. Ini memberi Anda lebih banyak waktu untuk bereaksi jika terjadi sesuatu, termasuk jika kendaraan lain mengalami aquaplaning.
Jika Terjadi Aquaplaning (Meskipun Sudah Hati-hati):
- Tetap Tenang: Panik hanya memperburuk keadaan.
- Lepas Gas Perlahan: Angkat kaki dari pedal gas secara perlahan. Jangan menginjak rem mendadak.
- Kemudi Lurus: Pertahankan kemudi lurus hingga Anda merasakan ban kembali mencengkeram jalan. Hindari gerakan setir yang tiba-tiba atau banting setir.
Aquaplaning memang menakutkan, tapi dengan persiapan dan reaksi yang tepat, Anda bisa melaju aman di jalan basah. Prioritaskan keselamatan dan selalu waspada!




